Pemerintah kembali merevisi hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017

Dalam rangka mewujudkan efektifitas dan efisiensi hari kerja bagi para Aparatur Sipil Negara serta untuk memberikan pedoman bagi seluruh instansi pemerintah dalam pelaksanaan cuti bersama tahun 2017, Pemerintah secara resmi telah menerbitkan Keputusan Presiden RI No.18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama 2017 pada 15 Juni 2017.Dalam keputusan tersebut, Pemerintah telah menetapkan cuti bersama tahun 2017 yaitu pada tanggal 23, 27, 28, 29 dan 30 Juni 2017 ( Jumat, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat ) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, dan tanggal 26 Desember 2017 (Selasa) sebaga

Pemerintah merevisi hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017

Informasi tersebut disampaikan di website resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Revisi hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 itu ditetapkan melalui SKB Nomor 684 tahun 2016 No 302 Tahun 2016, Nomor SKB/02/MENPAN-RB//11/2016.SKB tersebut ditandatangani oleh MenPANRB Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri pada 21 November lalu.

Aparatur Negara Diimbau Tidak Nambah Cuti Lebaran

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara, TNI dan POLRI untuk tidak menambah cuti tahunan saat Lebaran. Hal ini tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/21/M.KT.02/2017 tentang Himbauan untuk Tidak Memberikan Cuti Tahunan Sebelum dan Sesudah Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H.Imbauan tersebut dikeluarkan mengingat berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan.

Tags: 

Rekonsiliasi Data PNS Ngawi 2017, Menuju Layanan Administrasi Kepegawaian Secara Paperless

Saat ini kebutuhan layanan secara online sudah merupakan keharusan, kemudahan layanan menjadi tolok ukur utama suatu sistem layanan. BKPP sebagai lembaga yang bertuga melayani Administrasi Kepegawaian di lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi pun mulai melangkah ke arah layanan secara elektronik. Hal ini seiring dengan pencanangan Ngawi sebagai Smart City. Keberhasilan layanan secara online ditentukan oleh banyak hal, seperti kesiapan hadware yang memadai, konektivitas yang baik serta yang tidak kalah penting adalah ketersediaan data yang valid dan update.

Pages